INNA LILLAHI WAINNA ILAIHI ROJIUN...

KAMI SEGENAP WARGA WONG MOJOKERTO MENGUCAPKAN BELA SUNGKAWA YANG SEDALAM-DALAMNYA ATAS MENINGGALNYA "GURU BANGSA" K.H. ABDURRAHMAN WAHID (DUS DUR). SEMOGA ARWAH BELIAU DITERIMA SISI TUHAN YME
gravatar

Kedangan Kloter 62 dan 63 Jamaah Haji Kabupaten Mojokerto

Tanggal 22 Desember 2009 ini, kloter 62 dan 63 jamaah haji asal kabupaten Mojokerto mulai berdatangan. Kedatangan kloter 62 datang sekitar pukul 18.00 dan kloter 63 dijadwalkan tiba di pendopo kabupaten Mojokerto pukul 21.30.

Dengan kedatangan ini, kami selaku wong mojokerto mengucapkan "selamat datang dan semoga menjadi haji mabrur.

This mail sending by Nokia.

Url : http://www.wongmojokerto.com


gravatar

Buruh Tolak UMK 2010

Penetapan UMK 2010 kemarin direaksi kalangan buruh. Sekitar 500 buruh dari berbagai perusahaan di kota dan kabupaten menggelar aksi menolak ketetapan UMK oleh Gubernur Jatim. Sebaliknya mereka mendesak pemerintah termasuk DPRD turut mencabut penetapan UMK dan menaikkan menjadi 50 persen dari semula.

''UMK yang sudah ditetapkan jelas tidak memihak kaum buruh, baik di kota maupun di kabupaten. Dengan demikian penetapan itu harus dicabut dan direvisi ulang," teriak Afik Irwanto, kordinator aksi yang mengatasnamakan Aliansi Buruh dan Rakyat Mojokerto (ABRM) saat berorasi di depan gedung pemkot.

Diantara ratusan butuh yang mengikuti aksi tersebut adalah dari FNPBI-Independen, PC PMII, SPI, FSPMI, BEM Unimas, Forum Buruh Mitra Binamandiri Makmur dan Forum Buruh Bokormas.

Tak hanya membentangkan spanduk penolakan UMK dan puluhan poster hujatan yang ditujukan pemerintah setempat, namun mereka juga membawa truk terbuka dan menggunakan pengeras suara berukuran besar. Dalam orasi yang dilakukan secara bergantian, mereka menilai UMK Kota 2010 sebesar Rp 805 ribu adalah produk kesepakatan Dewan Pengupahan Kota (Depeko), pengusaha dan Pemkot Mojokerto.

Dimana, prosedur yang dilakukan termasuk survei harga pasar untuk menentukan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) tidak transparan. ''Kesepakatan usulan UMK itu hanya mendukung kepentingan pengusaha saja. Baik itu Disnaker atau pemkot sendiri," kata Khusairi peserta demo yang lain.

Selama sekitar 40 menit menggelar orasi, lima perwakilan aksi yang mewakili beberapa organisasi diizinkan menyampaikan tuntan mereka ke DPRD. Meski saat itu dewan sedang melakukan pembahasan RAPBD 2010.

Namun, sebelum masuk ke komplek pemkot, sebelumnya perwakilan sempat dihadang satpol PP yang menanyakan identitas masing-masing perwakilan. Beruntung, insiden yang sempat menyulut masa aksi itu tak berlangsung lama. Mereka akhirnya diperbolehkan menemui perwakilan anggota dewan setelah meninggalkan KTP.

Selama di gedung dewan, lima perwakilan termasuk dari unsur FNPBI-Independen dan PC PMII itu ditemui langsung Ketua DPRD Mulyadi dan Komisi III (Kesra). Masing-masing Sugeng Sudarno dan Ketua Komisi III, Nur Aida Rahayuningsih.

Dalam pertemuan yang berlansung selama 30 menit itu, perwakilan mendesak DPRD turut berpihak pada buruh atas hasil UMK. Yakni dengan mendorong eksekutif mencabut ketetapan yang ada dan menaikkan angka UMK sebesar 50 persen dari UMK 2009 Rp 760 ribu. ''Kami menilai UMK yang ada sekarang ini sangat tidak layak. Makanya ini harus segera dicabut dan naikkan menjadi 50 persen,'' kata Toha Maksum.

Di hadapan para wakil rakyat, perwakilan juga melontar kritikan terhadap proses penentuan UMK oleh Depeko. Selain dipandang tidak transparan, usulan yang sudah ditandatangani Wali Kota Abdul Gani Soehartono itu banyak kejanggalan. Semisal, unsur yang dilakukan kala survei pasar oleh Depeko tidak rasional. Disamping terlalu rendah, hal itu dianggap asal-asalan dan terkesan formalitas. ''Karena proses yang tidak fair itulah kami menolak UMK ini,'' tegasnya.

Ketua DPRD Mulyadi mengaku bakal menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan kalangan buruh tersebut. Salah satunya dengan mengambil langkah dengan memanggil Disnaker dan Depeko selaku pihak yang mengusulkan ke Gubernur Jatim. ''Ini (UMK, Red) adalah persoalan klasiks yang setiap tahun muncul. Sebab kami melihat Depeko dan Disnaker hampir tidak pernah mengoordinasikan dengan kami," terangnya.

Buruh Deadline Pemkab Seminggu

Selain di Kota Mojokerto, aksi juga dilakukan di Pemkab Mojokerto. Tepat di depan gerbang, massa aksi yang didominasi buruh tersebut terhadap barisan aparat kepolisian. Akibatnya, massa hanya bisa berorasi dan membentangkan poster di depan gerbang. ''Upah tidak sesuai dengan kebutuhan rakyat. Upah yang ditetapkan tahun 2010 belum layak. Pemerintah harus berani merevisinya,'' lontar korlap aksi, Siswanto dari atas truk.

Tak lama setelah bernegosiasi, akhirnya sejumlah perwakilan diperbolehkan masuk. Sesuai elemen yang tergabung, perwakilan diantaranya dari Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Independent, PC PMII Mojokerto, SPI Mojokerto, FSPMI dan dari sejumlah perusahaan.

Perwakilan ditemui Wabup Mojokerto, Wahyudi Iswanto, Kepala Disnakertrans, Agus M Anas dan Kapolresta Mojokerto. Selama pertemuan, buruh maupun mahasiswa mendesak Pemkab Mojokerto merevisi SK Gubernur tentang UMK. UMK tahun 2010 yang ditetapkan Rp 1.009.150 dinilai terlalu kecil. ''Buruh belum menerima upah yang layak,'' lontar Heri Subagio dari FSPMI sembari mengusulkan adanya tim independent selain dewan pengupahan dalam melaksanakan survei.

Terhadap UMK untuk Kabupaten Mojokerto, Wahyudi Iswanto mengatakan, dari rangking yang ada, masuk rangking tiga. Soal merevisi, pihaknya tidak langsung memberikan kepastian. ''Ini nanti akan kami sampaikan ke Pak Bupati. Kan harus dibahas dulu,'' katanya.

Mendapat jawaban tersebut, para pewakilan meminta kepastian. ''Kami hanya ingin kepastian. Pemkab sanggup merevisi atau tidak?'' lontar seorang perwakilan.

Karena kembali mendapat jawaban sama, mereka pun menjatuhkan deadline. Mereka memberikan kesempatan kepada pemerintah selama seminggu untuk memberikan kepastian. ''Seminggu lagi, akan kami tagih,'' tegas Heri Subagio. Usai memberikan deadline tersebut, mereka pun kembali bergabung dengan massa yang menunggu di luar dan membubarkan diri.

Sumber : Wong Mojokerto | http://jawapos.co.id/

--
Liputan Berita dan Informasi Mojokerto ini dikirim melalui Situs SigitSasongko.Com - My Inspiration By Learning http://sigitsasongko.com


gravatar

Mobil Patroli Dipasangi GPS

Polres Mojokerto membuat gebrakan, Jumat (11/12) pagi. Kali ini, sebuah peralatan canggih asal luar negeri dipasang di setiap mobil patroli. Di Jatim, pemasangan alat itu adalah untuk pertama kalinya. Alat tercanggih itu adalah Global Positioning System (GPS). Software yang berfungsi untuk mengetahui posisi mobil yang sudah terpasang alat seharga Rp 3 jutaan per unit itu. ''Polres Mojokerto adalah satu-satunya polres di Jawa Timur yang mempunyai alat tercanggih ini,'' kata Kapolres Mojokerto, AKBP Onto Cahyono.

Alat serupa, juga dimiliki oleh Polda Jabar. Menurutnya, pemasangan GPS pada setiap mobil patroli di seluruh Polsek se-Kabupaten Mojokerto tersebut berfungsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, mobilitas petugas, dan meningkatkan kinerja aparat kepolisian. Dalam launching yang dihadiri oleh wakil bupati Mojokerto Wahyudi Iswanto, satu regu anggota Batalyon 503, Kodim, satker-satker se-Kabupaten Mojokerto itu, Onto juga menerangkan beberapa kelebihan dari alat berukuran 10 sentimeter persegi itu. Diantaranya adalah mengetahui keberadaan mobil patroli berada, arah perjalanan mobil, kecepatan, dan mampu mengetahui jika alat tersebut dimatikan. ''Benar-benar canggih. Mobil itu bisa dilihat dengan jelas oleh petugas yang ada di Mapolres sini,'' tukasnya. Sementara itu, Kasatlantas Mojokerto, AKP Lamudji, kepada Radar Mojokerto mengatakan peluncuran mobil patroli ber-GPS ini bakal terus dikembangkan. ''Yang jelas, Satlantas akan terus membuat inovasi untuk pelayanan terhadap masyarakat,'' tuturnya.

GPS ini, diungkapkannya, sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat jika terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dengan cepat. Mobil patroli yang dilengkapi dengan alat itu bakal bisa memantau lewat LCD yang sudah terpasang. ''Petugas juga menjadi sangat mudah untuk mendatangi TKP,'' ungkapnya. Selain mengenalkan program GPS ini, Polres Mojokerto juga meluncurkan program SMS Online Polres Mojokerto. Yakni SMS Tilang, Laka, Info, dan SMS Box. Keempat SMS ini, duharapkan Lamudji bakal mampu meminimalisir keluhan masyarakat yang selama ini jarang ersampaikan ke petugas kepolisian. ''Kalau ada kecelakaan, atau ada kejadian apapun yang membutuhkan bantuan kepolisian, hendaknya SMS saja ke 0857 316 50000,'' jelasnya. Sebelumnya, 1.500 orang mengikuti Roadshow dengan mengambil start di Pendapa Kabupaten Mojokerto melewati Jalan Majapahit, Jalan Jayanegara dan finish di Mapolres Mojokerto. [Jawa Pos]

Sumber : Wong Mojokerto | http://jawapos.co.id/
--
Liputan Berita dan Informasi Mojokerto ini dikirim melalui Situs SigitSasongko.Com - My Inspiration By Learning http://sigitsasongko.com


gravatar

Wong Mojokerto (pusat perkulakan sepatu trowulan)

Judul Informasi : pusat perkulakan sepatu trowulan

Silakan Masukkan Informasi : awal mula berdirinya pusat perkulakan sepatu trowulan

Pilih Kategori : Informasi

Nama Kontributor : z'rix

Situs/Website (Opsional) :


--
Date/Time: 2009-12-10 17:51:39 PST
Sender IP: 125.164.198.114 [Indonesia] | amktzhs9eylfy26o
Referrer: http://www.wongmojokerto.com/2009_08_01_archive.html


gravatar

Santunan Penyandang Cacat

Puluhan penyandang cacat di Kabupaten Mojokerto mendapat sentuhan bantuan. Berbeda dengan masyarakat lain, mereka yang kemarin dikumpulkan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto itu memperoleh bantuan kaki dan tangan palsu.

Bantuan tersebut langsung digelontor dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim. Meskipun dipastikan mendapat bantuan, namun para penyandang cacat itu tidak bisa langsung membawa pulang. Sebab, sebagai langkah awal, dilakukan pengukuran.

Satu per satu diukur. Tak hanya untuk kaki, namun juga tangan. Wabup Mojokerto, Wahyudi Iswanto yang hadir dalam penyerahan bantuan itu ikut menyaksikan demonstrasi penggunaan kaki dan tangan palsu. Orang nomor dua di Pemkab Mojokerto tersebut juga melihat langsung pengukuran. ''Pemberian kaki dan tangan palsu ini diharapkan bisa mendukung aktivitas sehari-hari,'' ungkap Wahyudi Iswanto yang saat itu sempat melihat-lihat tangan palsu yang sudah jadi dan siap pakai.

Kepala Dinsos Kabupaten Mojokerto, Yudha Hadi mengatakan, bantuan kaki dan tangan palsu itu memang tidak bisa langsung dibawa pulang. Sebab, masih harus dicetak. ''Ini tadi kan diukur. Setelah itu, akan dibuatkan,'' katanya. Yang pasti, dikatakannya, kalau semuanya sudah selesai dan siap pakai, akan dibagikan.

Menerima bantuan kaki palsu, para penyandang cacat terlihat antusias. Mereka pun secara bergiliran mengikuti pengukuran.

Sumber : Jawa Pos


gravatar

Jawa Timur Tetapkan UMK Tahun 2010

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menetapkan besaran Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2010. Penetapan yang tertuang dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 69 Tahun 2009/E1 itu, UMK di seluruh Kota/Kabupaten mengalami kenaikan antara 0,78 persen sampai 20 persen dari UMK sebelumnya.

UMK tertinggi ada di Surabaya, yakni Rp 1.031.500. Tahun 2008 Rp 948.500. Sedangkan UMK terendah adalah Kabupaten Pacitan, Rp 630.000, sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu, Rp 600.000.

Penetapan UMK dipimpin langsung oleh Gubernur Soekarwo, dihadiri para Bupati/Wali Kota seluruh Jawa Timur, serta pengurus Apindo dan perwakilan Serikat Buruh. Acara berlangsung di kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya.

Penetapan ini sempat terancam molor menyusul tak kunjung tuntasnya pembahasan UMK Kabupaten Kediri. “Permasalah di Kediri mamang unik,” kata Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Hary Soegiry usai mengikuti penetapan UMK.

UMK di Kabupaten Kediri unik lantaran di daerah ini besaran UMK yang diajukan berbeda jauh dengan besaran UMK di Kota Kediri. Padahal, kata dia, selama ini besaran UMK Kota dan Kabupaten nyaris selalu sama. Kalau pun ada perbedaan sangatlah tipis. “Tapi ini bedanya jauh, padahal di sana ada pabrik rokok besar yang lokasinya sebagian di Kota dan sebagian di Kabupaten,” ujar mantan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur ini.

Karena selisih yang besar inilah yang membuat Bupati Kediri meminta Dewan Pengupahan, Serikat Pekerja dan Apindo bisa merevisi untuk meminimalisir perbedaan dengan UMK Kota Kediri.

Kabupaten Kediri mengusulkan UMK Rp 837.000. Sedangkan Kota Kediri Rp 906.000. Namun setelah dilakukan pembahasan ulang, UMK Kabupaten Kediri direvisi menjadi Rp 871.000.

Dengan penetapan ini, Gubernur Soekarwo minta semua pihak termasuk Apindo menghargai dan menjalankan ketetapan ini. “Saya yakin Apindo tidak akan gugat masalah ini. Keputusan sudah final dan melalui mekanisme Dewan Pengupahan, Serikat Pekerja serta sudah disetujui Apindo,” tutur Soekarwo.

Menurut Soekarwo kenaikan UMK tahun ini juga sudah berada diatas standar penghasilan masyarakat miskin baik di Desa maupun di Kota dengan asumsi empat orang jiwa per keluarga. Standar penghasilan masyarakat miskin di kota dengan empat jiwa, rata-rata perorang berpenghasilan di bawah Rp 202.000 (kalau dikalikan empat jiwa berarti total Rp 808.000) sedangkan di desa rata-rata berpenghasilan Rp 174.000 perjiwa. “Padahal rata-rata sudah di atas dari penghasilan masyarakat miskin itu,” ucap Soekarwo pula.

Sementara itu, meski seluruh UMK naik, dari data yang ada, setidaknya hanya tujuh Kota/Kabupaten yang besaran UMKnya telah sama atau di atas dari hasil survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Tujuh daerah itu adalah, Kota Surabaya dengan KHL Rp 1.031.253 sedangkan UMK sebesar Rp 1.031.500; Kabupaten Mojokerto KHL Rp 1.009.133 dan UMK Rp 1.009.150; Sidoarjo KHL Rp 982.415 dan UMK Rp 1.005.000; Kabupaten Pasuruan KHL Rp 1.004.260 dan UMK Rp 1.005.000. Adapun Kabupaten Malang, KHL dan UMKnya sama yaitu Rp 1.000.005.

Sedangkan Kabupaten Tuban KHL Rp 864.429 dan UMK Rp 870.000. Sementara jarak tertinggi terjadi di Kabupaten Kediri dengan KHL Rp 849.902 sedangkan UMK sebesar Rp 871.000.

Menanggapi penetapan ini, Koordinator Bidang Pengupahan Apindo Jawa Timur Johnson Simanjuntak berjanji segera mensosialisasikan kepada seluruh pengusaha. “Apindo saya kira tidak menolak, tapi setiap perusahaan punya batasan kemampuan masing-masing. Kalau mereka tidak mampu bisa mengajukan penangguhan,” kata Johnson.

Penolakan UMK dilakukan oleh Aliansi Buruh Menggugat Jawa Timur. “Sejak awal penetapan KHL sudah banyak manipulasi data, padahal KHL ini dijadikan patokan untuk UMK,” terang Jamal, Ketua Aliansi Buruh Menggugat Jawa Timur.

Jamal berjanji akan meminta peninjauan kembali besaran UMK yang ada. “KHL-nya sudah asal-asalan, tapi masih saja ada UMK yang dibawah KHL,” katanya.

Sumber : http://www.tempointeraktif.com/



gravatar

Pemburu Film 2012 di Kota Mojokerto

Salah satu pemburu film 2012, fiksi itu adalah Ahmad Basuni, 35. Pedagang kacamata di kawasan Jalan Karyawan Kota Mojokerto ini tak pernah membayangkan jika ia bakal bolak-balik ke Surabaya hingga tiga kali, hanya ingin menonton film yang disutradarai Roland Emerich itu.

Sebanyak tiga kali ia berusaha memuaskan keinginannya untuk bisa menyaksikannya. Namun tetap gagal. ''Saya tiga hari berturut-turut ke Surabaya. Tapi masih gagal juga,'' tukasnya.

Pria berambut keriting ini menceritakan bahwa gagalnya ia masuk bioskop di Surabaya itu lantaran kursi yang seharusnya dipesan sudah ludes terjual. Karena ia sampai di Surabaya sudah hampir larut malam, ia pun ingin mengulanginya keesokan harinya.

Usai kerja, sekitar pukul 17.00, ia kembali meluncur ke mall City of Tomorrow (Cito), Surabaya. Ia berharap agar tiket 2012 masih ia dapat. Namun, kebuntungan kembali terulang. ''Habis lagi tiketnya. Padahal, film itu mainnya pukul 20.00,'' ucap Basuni.

Perjuangan belum berakhir. Ia pun tetap kukuh untuk memperoleh tiket. Ia langsung tancap gas dan meluncur ke Surabaya Town Square (Sutos). Lokasinya sekitar 5 kilometer dari Cito.

Di mall tersebut, Basuni langsung ke lantai teratas dan berharap agar tiket film 2012 masih tersedia. Sesampai di lokasi bioskop, ia pun begitu kaget. Pasalnya, ratusan manusia mengantre mendapatkan tiket tersebut.

Uniknya, meski antre panjang, ia tetap ingin menyaksikannya. Tak peduli meski antrean cukup panjang. Belum sampai pada barisan terdepan, kaca loket pun tiba-tiba tertutup. Dan tergantung sebuah tulisan ''TUTUP''. Loket itu tutup lantaran kursi yang tersedia sudah habis terjual.

Ia pun kembali pulang dengan kekecewaan. Dan ia berjanji tidak akan memburu film itu hingga ke luar kota. ''Sabar saja nunggu di Mojokerto. Sebentar lagi pasti ada di Mojokerto,'' katanya.

Hal yang sama juga dialami Hanis Ristiani, 21. Gadis manis asal Trowulan Mojokerto ini mengatakan jika ia sudah berulang kali keluar masuk ke rental VCD/DVD di Mojokerto. Hasilnya? ''Jelas belum ada. Semua film yang baru diputar di Bioskop, baru bisa turun digandakan menjadi kepingan VCD/DVD dan disewakan, paling cepat 5 bulan,'' kata penjaga rental VCD/DVD Video Ezy Kota Mojokerto, Dika Safitri.

Sumber : Jawa Pos


gravatar

Uang Zaman Majapahit

Sedikitnya 40 keping mata uang asing ditemukan di lokasi situs Segaran, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Selain kepingan logam, ratusan jenis gerabah zaman Majapahit juga ditemukan di lokasi itu.

Ketua Tim Evaluasi Pusat Informasi Majapahit (PIM) Prof Mundardjito, mengatakan bahwa temuan barang-barang tersebut menguatkan dugaan bahwa kawasan Segaran adalah pusat Kota Majapahit.

Sedangkan, kepingan uang logam dari negara asing tersebut membuktikan bahwa pada masa itu telah terjalin hubungan dagang dan diplomatik yang sangat serius antara kedua negara.

''Kalau kita membaca sejarah, Majapahit sudah mempunyai hubungan diplomatik antara Vietnam, Thailand, dan China pada masa itu," ujar Mundardjito.

Dosen Universitas Indonesia Jakarta ini menuturkan, selain menemukan kepingan uang kuno, aksi penggalian juga menemukan beberapa bilah pisau dapur bermodel keris yang memiliki tujuh lekuk.

Penemuan keris dan uang logam ini tidak dalam satu tempat. Dan tingkat kedalamannya pun juga tak sama. Mulai dari kedalaman 1 meter hingga 3 meter.

Sementara itu, arkeolog PIM, Rizki, mengatakan bahwa penemuan uang asing tersebut sebagai bukti kuat bahwa Kerajaan Majapahit sudah mempunyai budaya yang kuat terhadap dunia jual beli dan mempunyai nilai estetika arsitektur yang sangat tinggi.

''Lihat saja. tutup gerabah rumah tangga ini. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun keindahannya sudah sangat luar biasa,'' tuturnya sembari memperlihatkan tutup gerabah berarsitektur manggis.

Meski telah menemukan barang-barang tersebut, namun untuk memastikan keakuratan data, Rizki akan melakukan uji lab terlebih dulu. Hingga kini, penggalian dilingkungan situs Segaran tetap berlanjut hingga 14 Desember nanti.

Sumber : Jawa Pos



Pendukung dan Sponsor Situs Wong Mojokerto


Facebook - Testimonial - Sitemap