Calon Jamaah Haji (CJH) Mojokerto
Ada pemandangan lain yang terjadi pada pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto, kemarin. Apalagi, pemendangan seperti itu, baru kali ini ditemukan pada saat pemberangkatan CJH. Yakni, pembagian nasi kotak kepada para CJH.
''Keputusan pemberian nasi kotak ini sangat mendadak, setelah Bupati Suwandi memperhatikan kedatangan para CJH sejak pagi hari,'' kata Alfiyah Ernawati, kabag Humas Pemkab Mojokerto. Meski merupakan keputusan mendadak, tapi semua CJH bisa menikmati hangatnya nasi gratis itu.
Karena pembagian nasi kotak itu langsung diserahkan kepada masing-masing ketua regu. Namun demikian, oleh sejumlah CJH pemberian nasi kotak itu dinilai sebagai salah satu bentuk tebar pesona dari Bupati Suwandi.
Sementara itu CJH Kabupaten Mojokerto yang diberangkatkan Bupati Suwandi dari halaman Pemkab Mojokerto kemarin terbagi menjadi tiga kloter, yakni 62, 63 dan 64. Meski tiga kloter itu dilepas bersamaan, tapi khusus untuk kloter 64 harus transit di Majid Akbar, Surabaya . Karena, khusus untuk kloter 64 masih harus menunggu jadwal masuk ke Asrama Haji Sukolilo. Sedangkan untuk kloter 62 dan 63 bisa langsung ke Asrama Haji Sukolilo.
Rencananya, para CJH kloter 62 dan 63 terbang ke Jeddah, malam kemarin. Sedangkan untuk CJH kloter 64 akan terbang, Kamis dini hari. Machfud Said, salah satu anggota TPHD Kabupaten Mojokerto mengatakan, meski saat pemberangkatan di Kabupaten Mojokerto para CJH sudah menerima bekal nasi kotak, tapi ketika masuk ke Asrama Haji, Sukolilo, mereka masih tetap menerima jatah makan pagi. Dan sarapan kedua bagi CJH Kabupaten Mojokerto itu diberikan secara prasmanan
Sumber : Jawa Pos

