Pemburu Film 2012 di Kota Mojokerto
Salah satu pemburu film 2012, fiksi itu adalah Ahmad Basuni, 35. Pedagang kacamata di kawasan Jalan Karyawan Kota Mojokerto ini tak pernah membayangkan jika ia bakal bolak-balik ke Surabaya hingga tiga kali, hanya ingin menonton film yang disutradarai Roland Emerich itu.
Sebanyak tiga kali ia berusaha memuaskan keinginannya untuk bisa menyaksikannya. Namun tetap gagal. ''Saya tiga hari berturut-turut ke Surabaya. Tapi masih gagal juga,'' tukasnya.
Pria berambut keriting ini menceritakan bahwa gagalnya ia masuk bioskop di Surabaya itu lantaran kursi yang seharusnya dipesan sudah ludes terjual. Karena ia sampai di Surabaya sudah hampir larut malam, ia pun ingin mengulanginya keesokan harinya.
Usai kerja, sekitar pukul 17.00, ia kembali meluncur ke mall City of Tomorrow (Cito), Surabaya. Ia berharap agar tiket 2012 masih ia dapat. Namun, kebuntungan kembali terulang. ''Habis lagi tiketnya. Padahal, film itu mainnya pukul 20.00,'' ucap Basuni.
Perjuangan belum berakhir. Ia pun tetap kukuh untuk memperoleh tiket. Ia langsung tancap gas dan meluncur ke Surabaya Town Square (Sutos). Lokasinya sekitar 5 kilometer dari Cito.
Di mall tersebut, Basuni langsung ke lantai teratas dan berharap agar tiket film 2012 masih tersedia. Sesampai di lokasi bioskop, ia pun begitu kaget. Pasalnya, ratusan manusia mengantre mendapatkan tiket tersebut.
Uniknya, meski antre panjang, ia tetap ingin menyaksikannya. Tak peduli meski antrean cukup panjang. Belum sampai pada barisan terdepan, kaca loket pun tiba-tiba tertutup. Dan tergantung sebuah tulisan ''TUTUP''. Loket itu tutup lantaran kursi yang tersedia sudah habis terjual.
Ia pun kembali pulang dengan kekecewaan. Dan ia berjanji tidak akan memburu film itu hingga ke luar kota. ''Sabar saja nunggu di Mojokerto. Sebentar lagi pasti ada di Mojokerto,'' katanya.
Hal yang sama juga dialami Hanis Ristiani, 21. Gadis manis asal Trowulan Mojokerto ini mengatakan jika ia sudah berulang kali keluar masuk ke rental VCD/DVD di Mojokerto. Hasilnya? ''Jelas belum ada. Semua film yang baru diputar di Bioskop, baru bisa turun digandakan menjadi kepingan VCD/DVD dan disewakan, paling cepat 5 bulan,'' kata penjaga rental VCD/DVD Video Ezy Kota Mojokerto, Dika Safitri.
Sumber : Jawa Pos


