gravatar

Pendaftaran CPNS di Kabupaten Mojokerto

rss feed Stumble Upon Toolbar

Hingga hari kedua pendaftaran CPNS di Kabupaten Mojokerto kemarin, tercatat tembus 6.000 orang. Jumlah itu dipastikan bertambah mengingat hingga pukul 17.00 panitia masih menghabiskan antrean yang mengular sejak pagi. Dari total pendaftar yang masuk tersebut, terbanyak mengambil formasi tenaga kependidikan, 3.217 orang. Menyusul kemudian untuk tenaga teknis sebanyak 2.550 orang dan paling sedikit tenaga kesehatan hanya 966 orang. ''Pendaftar yang sudah masuk lebih banyak perempuan.

Sekarang saja bisa dilihat, kan banyak yang perempuan,'' ungkap Bambang Eko W., kabid Mutasi Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Mojokerto sekaligus panitia rekrutmen CPNS 2009 ditemui di lokasi pendaftaran, GOR Diknas kemarin.

Sementara itu, dibandingkan hari pertama, jumlah formulir yang keluar kemarin jauh lebih sedikit. Kalau sebelumnya sampai 10 ribu lembar, kemarin hanya sekitar 3 ribu. ''Mungkin, kebanyakan yang datang ke sini adalah mereka yang sudah mengambil formulir kemarin,'' ujarnya.

Memang, pantauan Darmo di lokasi, jumlah calon pendaftar yang hadir sangat banyak. Namun, tidak sampai terjadi insiden seperti hari pertama, mulai dari desakan sampai dorong-dorongan, terutama di loket verifikasi. ''Kami langsung melakukan evaluasi. Berusaha membenahi tempat pendaftaran. Ya, hasilnya seperti ini. Sudah tertib dan peserta tenang,'' ujar Bambang.

Di tempat pendaftaran, panitia memasang pagar antrean menggunakan bambu. Bahkan, pemisah antara loket verifikasi dengan antrean ke loket terakhir, panitia memasang gedhek (dinding bambu). Pengambilan formulir yang sebelumnya berdekatan dengan loket verifikasi, kemarin dipisahkan jauh, yakni di bekas SMK Palapa. ''Karena sudah tertib, semua peserta tadi foto di loket. Sehingga, sudah kembali ke sistem lama, tidak ada yang menyetorkan foto,'' katanya.

Terhadap pendaftar yang menyetorkan foto, menurutnya, sudah direkapitulasi. Hari ini, seluruh nomor pendaftar tersebut sudah didistribusikan ke kantor Pos. ''Nomor itu selanjutnya dikirimkan ke alamat bersangkutan,'' ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, hari pertama pendaftaran CPNS di Kabupaten Mojokerto tidak berjalan mulus. Kendati sudah mematangkan persiapan, panitia tetap dipusingkan dengan membeludaknya calon pelamar. Selain itu, sistem yang sudah dirancang tak semuanya bisa dilaksanakan.

Antrean terlihat di hampir seluruh loket. Tak hanya di tempat pengambilan formulir, namun juga di loket verifikasi. Bahkan, di loket verifikasi, calon pelamar harus berdesak-desakan. Tak jarang terjadi aksi dorong dan memaksa panitia bertindak tegas. Akibatnya, delapan orang calon pelamar pingsan. Petugas dengan cekatan mengevakuasi ke tempat yang aman untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, sejumlah peserta juga memilih keluar dari antrean dan mencari tempat aman sendiri.

Sumber : Jawa Pos


blog comments powered by Disqus