Tes CPNS Mojokerto Tak Liburkan Siswa
Rampung tahapan pendaftaran, belakangan panitia rekrutmen CPNS Kabupaten Mojokerto 2009 menyiapkan pelaksanaan tes. Selain mematangkan mekanisme distribusi soal sekaligus pengamanannya, mereka juga menggembleng tenaga pengawas.
Kemarin, pengawas yang memanfaatkan tenaga ratusan guru tersebut dikumpulkan di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto. Mereka mengikuti arahan dan pendalaman pelaksanaan pengawasan dari panitia. ''Tesnya nanti kan menempati gedung sekolah. Ya, pengawasnya dari para guru di sekolah masing-masing. Sekarang ini kami kumpulkan untuk diberikan pengarahan dan pembekalan,'' kata Kabid Mutasi Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) sekaligus panitia rekrutmen CPNS, Bambang Eko W kemarin.
Langkah tersebut, menurutnya, untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan tes. Seluruh pengawas harus mengetahui ketentuan atau aturan selama pelaksanaan. ''Misalnya, bagaimana nanti amplop soalnya dan pengawasannya. Peserta tidak boleh membawa HP. Mereka (pengawas) kan harus mengetahui. Sehingga, tidak ada permasalahan,'' katanya.
Sementara itu, kendati pelaksanaan tes CPNS memakai gedung sekolah, namun ditegaskan panitia, tidak akan meliburkan siswa. Seluruh siswa akan tetap masuk. Hanya, kalau yang biasanya masuk pagi, akan masuk siang. ''Tes nanti kan sampai pukul 12.00. Siswa yang masuk siang tidak ada masalah. Namun, yang biasanya masuk pagi, jadi masuk siang. Kan , tidak semua siswa masuk pagi. Ada yang masuk siang,'' ujarnya.
Menyesuaikan dengan jumlah pendaftar yang mencapai 17.267 orang, jumlah gedung sekolah yang bakal ditempati berkurang dari estimasi. Kalau sebelumnya diperkirakan 50 sekolah SD, SMP dan SMA, berubah hanya 40 sekolah di Sooko, Puri, Bangsal dan Mojosari. Dari 40 sekolah itu akan tersedia sekitar 450 ruangan. ''Nanti distribusi soalnya satu sekolah satu mobil yang dilengkapi pengawalan,'' katanya.
Sebagaimana diketahui, tes CPNS dilaksanakan seminggu lagi, yakni Sabtu (12/11). Pembuatan hingga penggandaan soal akan dilaksanakan pihak rekanan dari Unibraw. Sebelum didistribusikan, semuanya disimpan di Mapolres Mojokerto.
Sumber : Jawa Pos


